“
mengenang mantan sah-sah saja, tapi jangan keseringan. Karena mengenang adalah
pekerjaan pensiunan[1]”.
Begitulah kira-kira kutipan dari budayawan kondang sekaligus dalang nyentrik
yaitu Sudjiwo Tejo. Banyak orang yang takut akan kesepian hati dikarenakan
terlalu sering mengalami yang namanya patah hati, ada pula penyebabnya karena
ia terus mendamba seseorang yang sulit
dihilangakan dari hatinya lalu ia merasa sebagai seseorang yang paling
tersakiti karena bayangan yang tak mampu hilang dari dalam hatinya. Entahlah,
hati manusia memang angkuh untuk mengerti, ironisnya pada perasaan yang tak
beranjak pergi dari hati yang telah berlalu bisa merubah seseorang tak ingin
mencoba tantangan baru dengan belajar dari hal-hal yang sudah berlalu. Tak
mampu mengerti bagaimana sepi ini akan berlalu tanpa dia yang selalu ia
rindukan. Sebenarnya, disisi lain sepi bukanlah tentang sendiri karena lebih
dari itu sepi-sepi yang sebenarnya adalah berdua tapi tak saling mengerti dan
berdua tapi tak mampu memahami.